logo

Written by Super User on . Hits: 67

DISPENSASI KAWIN DAN KEPENTINGAN TERBAIK BAGI ANAK

Oleh:

Musthofa, S.H.I, M.H dan Ahmad Taujan Dzul Farhan, S.H.[1]

(Para Hakim Pengadilan Agama Bajawa)

  A. PENDAHULUAN

Permohonan Dispensasi Kawin di Indonesia terhitung masih banyak. Bahkan cenderung mengalami kenaikan. Hal ini dapat dilihat dari Laporan Tahunan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Agama. Dari data yang diperoleh dari Laporan Pelaksanaan Kegiatan Mahkamah Agung Tahun 2018, jumlah perkara Permohonan Dispensasi Kawin sebesar 13.880 perkara.[2] Laporan Pelaksanaan Kegiatan Mahkamah Agung Tahun 2019, ditemukan bahwa jumlah perkara yang masuk dengan kategori Dispensasi Kawin sejumlah 24.864 perkara. Terjadi kenaikan yang signifikan.[3] Permohonan Dispensasi Kawin merupakan jenis perkara terbanyak ke-4 yang masuk di Pengadilan Agama, dibawah cerai gugat, cerai talak dan itsbat nikah. Hal tersebut menunjukkan bahwa perlu adanya perhatian khusus dalam mengadili suatu perkara Dispensasi Kawin.

Pemohon yang mengajukan permohonan dispensasi kawin, dapat dikatakan menyimpangi ketentauan yang mengatur batas minimal usia perkawinan. Penyimpangan terhadap ketentuan batas usia minimal perkawinan yang diajukan oleh Pemohon melalui Dispensasi Kawin ke pengadilanpun meningkat. Meskipun dalam peraturan perundang-undangan memberikan celah bagi pernikahan anak, akan tetapi hal tersebut tidak serta merta membuat Majelis Hakim mengabulkan perkara tersebut. Akan selalu ada pertimbangan yang matang terkait apakah hal tersebut akan membawa maslahat yang lebih besar apabila dikabulkan, atau justru membawa mafsadat yang lebih besar apabila dikabulkan. Sehingga, tidak semua Permohonan Dispensasi Kawin dikabulkan oleh Majelis Hakim.

Kekhawatiran Pemohon akan anaknya melakukan hal-hal negatif karena sudah berpacaran dan saling mencintai di kemudian hari misalnya, perlulah diselesaikan dengan memberikan pemahaman yang benar kepada anaknya atas pergaulannya tersebut bukan dengan kemudian menikahkan anaknya tersebut yang masih belum memenuhi batas minimal umur menikah sebagaimana ketentuan perundangan yang berlaku.


[1] Para Hakim Pengadilan Agama Bajawa Angkatan VIII/ PPC III.

[2] Mahkamah Agung, Laporan Pelaksanaan Kegiatan Mahkamah Agung Tahun, 2018.

[3] Mahkamah Agung, Laporan Pelaksanaan Kegiatan Mahkamah Agung Tahun 2019. Lihat juga Laporan Pelaksanaan Kegiatan Dirrektorat Jenderal Badan Peradilan Agama Tahun 2018 dan 2019.

 

SELENGKAPNYA KLIK DISINI

 

 

Hubungi Kami

 

Pengadilan Agama Bajawa

Jl. Patimura, Kelurahan Faobata,

Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada

Telp: 0384 21272
Fax: 0384 21272

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

fb b  081339203868

fb b  Pengadilan Agama Bajawa

ig   Pengadilan Agama Bajawa

map Lokasi Kantor

 

Pengadilan Agama Bajawa@2020