logo

Written by Super User on . Hits: 299

MENJAMIN KEAMANAN DATA PERADILAN ELEKTRONIK DALAM MEWUJUDKAN PERADILAN YANG AGUNG[1]

Oleh:

Musthofa, S.H.I., M.H

(Hakim Pengadilan Agama Bajawa)

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Biarkan keadilan mengalir seperti air. Menemukan jalannya sendiri. Membasahi dahaga keadilan anak manusia. Mungkin itu kata yang tepat mengawali pembahasan peradilan elektronik pada paper ini. Membiarkan keadilan mengalir, menandakan bahwa dunia hukum sedang berevolusi atau berubah. Bahkan bisa disebut berubah secara radikal, oleh teknologi. Di tengah melesatnya kemajuan teknologi, Mahkamah Agung berusaha turut berpartisipasi. Tidak mau tertinggal dengan keadaan. Ini dibuktikan pada tahun 2018, Mahkamah Agung melakukan lompatan besar. Saat itu, Mahkamah Agung mulai membuka kran lebar-lebar pemanfaatan teknologi dalam menyelesaikan perkara. Pemanfaatan teknologi semakin nyata dengan keluarnya Peraturan Mahkamah Agung R.I. Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Di Pengadilan Secara elektronik. Dikenal dengan sebutan e-Court. Sebagai embrio pemanfaatan teknologi informasi dalam menyelesaikan perkara. Agar lebih efektif dan efisien.

Melalui Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018, Mahkamah Agung telah membangun fondasi awal. Melakukan investasi besar. Memaksimalkan keberadaan teknologi dalam menyelesaikan perkara. Pada tahun 2019, Mahkamah Agung semakin nyata langkahnya. Membangun Peradilan Modern berbasis teknologi. Pemanfaatan teknologi telah memecah kejumudan di peradilan. Melakukan lompatan besar yang menyejarah. Mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik. Sebagai bentuk kebijakan penyempurna peraturan sebelumnya. Dikenal sebagai e-Litigasi. E-Court atau e-Litigasi merupakan sistem yang dibangun oleh Mahkamah Agung agar penyelesaian perkara dapat berjalan sederhana, efektif dan efisien.

Tidak pernah terpikir sebelumnya, e-Court dan e-Litigasi awalnya tidak dimaksudkan untuk menjawab tantangan pada pandemi Covid-19. Tidak dilahirkan sebagai respon terhadap pandemi Covid-19 yang telah merubah tatanan kehidupan dan mekanisme penyelesaian perkara di pengadilan. Kehadiran e-Court dan e-Litigasi semata sebagai implementasi modernisasi lembaga peradilan yang diamanatkan oleh Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035.[2] Pandemi Covid-19 yang mewabah negeri, menjadi titik balik bagi Mahkamah Agung. Keadaaan yang menjadikan pelecut semangat bagi Mahkamah Agung untuk semakin mengoptimalkan teknologi dalam penyelesaian perkara. Sistem yang dibangun oleh Mahkamah Agung seiring berjalannya waktu memberikan manfaat yang tak terkira. Menyingkirkan hambatan dalam memberikan pelayanan. Pandemi Covid-19 yang seharusnya menjadi ancaman serius bagi peradilan dapat teratasi dengan baik. Kondisi demikian mendorong peradilan elektronik agar dioptimalkan. Selain memberikan dampak efektivitas dan efisiensi, juga dapat meminimalisir dampak serangan Covid-19 terhadap pengadilan.


[1] Artikel ini sebelumnya ditulis untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah HUT IKAHI ke-68.

[2] Mahkamah Agung R.I., Amanat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Pada Hari Jadi Mahkamah Agung RI Ke-75, 19 Agustus 2020, Optimalisasi Peradilan Modern Berkelanjutan Merespon Pandemi Covid-19, Jakarta: Mahkamah Agung, 2020, hlm. 5.

SELENGKAPNYA KLIK DISINI

Hubungi Kami

 

Pengadilan Agama Bajawa

Jl. Patimura, Kelurahan Faobata,

Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada

Telp: 0384 21272
Fax: 0384 21272

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Email Panitera : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

fb b  081339203868

fb b  Pengadilan Agama Bajawa

ig   Pengadilan Agama Bajawa

map Lokasi Kantor

 

Pengadilan Agama Bajawa@2020