logo

Written by Super User on . Hits: 136

RESENSI

Oleh:

Muhammad Ismail, S.H.I.[1]

WhatsApp Image 2020 06 29 at 16.06.04

(Hakim Pengadilan Agama Bajawa- Nusa Tenggara Timur)

       Identitas Buku

Judul Buku        : HUKUM ACARA ELEKTRONIK DI PENGADILAN AGAMA

                            Era Baru Sistem Peradilan di Indonesia;

Penulis               : Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H.;

                             Dr. Amam Fakhrur;

Penerbit              : Nizamia Learning Center;

Tahun Terbit      : 2019;

Definisi Buku    : Cetakan Pertama, viii + 232 halaman;

Dimensi Buku   : 16 cm x 24 cm;

Sinopsis Buku

Buku tersebut merupakan kepanjangan tangan dari tekad Mahkamah Agung RI yang ingin memberikan pelayanan yang berkeadilan kepada masyarakat pencari keadilan yang juga merupakan respon yang diberikan Mahkamah Agung RI atas perkembangan Teknologi Informasi yang sangat pesat di era sekarang. Mahkamah Agung RI memberikan respon terbaik dengan menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung RI (baca: PERMA RI) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan Secara Elektronik beserta petunjuk pelaksanaannya yaitu dengan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI (baca: SK KMA RI) Nomor 129/SK/VIII/2019 sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pencari keadilan.

Sebagaimana dijelaskan dalam bab tersendiri, buku tersebut mengulas tentang PERMA RI Nomor 1 Tahun 2019 dan SK KMA RI Nomor 129/SK/VIII/2019. Dijelaskan bahwa PERMA RI dan SK KMA RI tersebut memperluas jangkuan dalam praktek hukum acara secara elektronik yang semula hanya meliputi pendaftaran (e-filling), pembayaran (e-payment) dan pemanggilan (e-summon), dengan PERMA Nomor 1 Tahun 2019 tersebut kini juga meliputi proses persidangan sampai pada tahap upaya hukum. Tidak hanya itu, subyek hukum di dalamnya pun mengalami perluasan dimana sebelumnya hanya dapat diakses oleh advokat sebagai pengguna terdaftar saja namun kini seluruh advokat diwajibkan untuk beracara secara elektronik. Dan bagi pencari keadilan non advokat baik berbentuk badan hukum, perseorangan, kuasa insidentil ataupun pengacara negara juga dapat mengakses beracara secara elektronik sebagai pengguna lain. Selain criteria siapa subyeknya, dalam buku tersebut juga menjelaskan tentang persyaratan yang harus dilengkapi serta akibat hukumnya bagi penggugat terdaftar dan pengguna lain.

Berbagai kemudahan pelayanan secara elektronik tersebut dapat diakses oleh pencari keadilan baik advokat maupun masyarakat biasa melalui meja e-court yang merupakan satu kesatuan dengan meja PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Selanjutnya buku tersebut juga menjelaskan tentang tugas dan kewajiban masing-masing PIC (Personal In Charge) kaitannya dengan perkara yang diajukan melalui e-court mulai dari Ketua Pengadilan mengenai penetapan Surat Keputusan panjar biaya perkara secara e-court, Panitera, Panitera Muda Gugatana dan Panitera Permohonan mengenai berkas perkara e-court, serta hakim dan Panitera Pengganti dalam penanganan perkara e-court dalam persidangan sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Dengan mendasarkan pada regulasi yang sama yaitu PERMA RI Nomor 1 Tahun 2019 dan SK KMA RI Nomor 129/SK/VIII/2019, buku tersebut juga telah menjelaskan mengenai rancang bangun upaya hukum dan ikrar talak secara e-court. Hal tersebut didasarkan pada persetujuan para pihak untuk beracara secara elektronik pada saat persidangan tingkat pertama. Berbanding terbalik dengan itu, pihak yang pada persidangan tingkat pertama tidak menggunakan fasilitas e-court maka dalam upaya hukum pihak tersebut dapat mengajukan pernyataan untuk mengajukan upaya hukumnya secara elektronik. Jika tidak dilakukan pengajuan pernyataan tersebut, maka kepadanya diberlakukan proses berperkara secara manual. Untuk Ikrar Talak pemanfaatan e-court sebatas hanya pada pemanggilan para pihak untuk hadir di muka sidang pengadilan agama guna melaksanakan sidang Ikrar Talak di depan Majelis Hakim sebagaimana acara biasa.

       SELENGKAPNYA KLIK DISINI

       

 


[1] Hakim pada Pengadilan Agama Bajawa Nusa Tenggara Timur, Peserta Bincang Virtual Bersama Redaktur Majalah Peradilan Agama dengan tema: “Kiat Menulis Berkualitas.”

Hubungi Kami

 

Pengadilan Agama Bajawa

Jl. Patimura, Kelurahan Faobata,

Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada

Telp: 0384 21272
Fax: 0384 21272

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 fb b  Pengadilan Agama Bajawa

ig   Pengadilan Agama Bajawa

map Lokasi Kantor

 

Pengadilan Agama Bajawa@2020