Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel
H 1

SIPP PA Bajawa

Publikasi Putusan

Info Akta Cerai

Sisa Panjar

Tabayyun

DR. H. ABDUL MANAF M.H DAN PENGADILAN AGAMA BAJAWA ”KENANGAN YANG TAK TERLUPAKAN”

 

Bajawa/Selasa:18-12-21017: Tidak terasa waktu penantian itu pun tiba, sekitar jam 17:35 WITA menjelang magrib hadir bersama rombongan yang tidak lain adalah pejuang-pejuang pertama Pengadilan Agama Bajawa yang dipimpin langsung oleh Yang Mulia DR. H. Abdul Manaf, M.H (Dirjen Badan Perdailan Agama, Mahkamah Agung Republik Indonesia).Adapun yang mendapingin beliaudari Jogyakarta adalah Bapak DR. H. M. Sutomo, S.H., M.H(Ketua PA Bajawa ke 3 (tiga), sekarang Hakim Yustisia di Litbang Diklat Kumdil MA-RI), Bapak Khamin Aminudin (sekarang Hakim pada PA Jogyakarta), Bapak Drs. Nadjib S.H (sekarang Hakim pada PA. Cilacap), Bapak Ali Imron S.H (sekarang Sekretaris pada PA. Jepara), Bapak Sukardi (ajudan Dirjen), dan Wiman putra Bapak  Dirjen. Kemudian Ketua dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur bersama-sama ikut dalam rombongan Dirjen ke Pengadilan Agama Bajawa.

 Touring Silaturrahmi Flores dalam rangka Pembinaan yang diagendakan dari Ende, Bajawa, Ruteng dan Labuan Bajo, alhamdulillah perjalanan yang menghabiskan waktu kurang lebih 3-4 jam tersebut lancar akhirnya sampai di Kantor Pengadilan Agama Bajawa dan  disambut oleh Ketua, wakil ketua dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Bajawa.

Kebahagiaan dan keceriaan muncul dari wajah-wajah rombongan Dirjenketika turun dari kendaraan, seakan-akan mereka masih bertugas di Pengadilan Agama Bajawa, bergegaslah mereka menuju ruangan-ruangan yang terasa menanti penghuni pertama ruang tersebut.

Suasana kantor berubah menjadi ceria, celotehan-celotehan dilontarkan oleh Bapak Dirjen bergantian bersahut-sahutan rombongan lainnya, keadaan itu mengingat kembali masa-masa awal Pengadilan Agama Bajawa ini didirikan. Penasaran dengan motor butut yang biasaanya digunakan bergantian oleh pegawai Pengadilan Agama Bajawa saat itu, bergegasBapak Dirjen menuju gudang mencari dimana motor butut dimaksud berada. Berkisahlah bapak dirjen tentang motor dimaksud, dari pernah jatuh kejurang, digunakan bergantian, sampai untuk mengisi pengajian.

Di ruang sidang Pengadilan Agama Bajawa kami dikumpulkan untuk menyampaikan bimbingannya. Bimbingan beliau diawali dengan kisah tentang awal mulanya bertugas di Bajawa pada tahun 1984, tentang kop surat belambang Garuda yang kemudian Kepala Pos sendiri yang mengantarnya ke kantor, kantor yang sering berpindah-pindah karena kontraknya habis, pendirian sekolah Muhammadiyah yang telah di ACC pemerintah daerah pembangunannya kemudian dibatalkan oleh pemerintah yang ternyata dari pihak muslim sendiri yang keberatan dengan berdirinya Sekolah tersebut, menjaga hubungan baik dengan warga mayoritas, menyebut teman-teman beliau yang duluhbersama-sama berjuang dalam da’wah di Kabupaten Ngada, seperti Bapak H. Paiman Kahar, Bapak H. Hamdan Karae, Bapak Mahmud, serta teman-teman yang lainnya.

Diakhir bimbingan, beliau menyampaikan bahwa bekerja di daerah-daerah yang perkaranya sedikit seperti Pengadilan Agama Bajawa ini, jangan sampai meninggalkan da’wah, karena seorang pegawai yang bekerja di kantor yang hanya mengharapkan gaji dan masuk kantor tepat waktu, maka orang yang lulusan SD juga pun bisa, oleh karena itu bertugas di Daerah minoritas Muslim seperti ini, kita harus berdawah karena itu ibadah dan amalan yang kita bawa mati nanti, bukan gaji.

Bajawa adalah kota penuh kenangan, disinialah mereka memulai pondasi karir, menempah diri menjadi abdi Negara yang ikhlas bekerja karena Allah, tidak mengetahui nasib mereka kelak, maka tidak salah NTT memiliki penafsiran lain yaitu Nasib Tidak Tentu (NTT), namun dibalik itu semua Allah berkehendak lain bukan karena garis tangan, ternyata dari Bajawa memunculkan seorang Dirjen yang berpengaruh di Mahkamah Agung RI.

Hari terakhir bapak Dirjen bersama rombongan di Bajawa. Didampingi Ketua, wakil Ketua, para Hakim dan seluruh Pegawai Pengadilan Agama Bajawa bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh agama baik yang muslim maupun non Muslim seperti Mbh H. Hasim, H. Rahman, yang sangat berkesan adalah ketika bapak Dirjen dan rombongan bertemu dengan Tuan Tanah Bapak Petrus Dezeyang telah merelakan tanahnya dibeli Kementrian Agama (baca: Mahkamah Agung) untuk dibagun kantor Pengadilan Agama Bajawa. Berpelukan, foto bersama dan sama-sama saling memohon maaf jika selama bersua ada kesalahan baik yang sengaja maupun yang tidak.

Setelah bertemu dengan kenalan-kenalanya kemudian bapak Dirjen dan rombongan shalat Dzuhur berjamaan di Masjid Agung Al-Ghuraba Baiturrahman Bajawa dilanjutkan mengujung Yayasan Nurusa’ada foto bareng disana, tempat ini dulu adalah kantor Pengadilan Agama Bajawa. Setelah foto bersama bapak Dirjen bersama rombongan langsung berangkat menuju Kabupaten Ruteng selanjutnya bersilaturrahmi dengan pegawai Pengadilan Agama Ruteng.

 

 

 

Contact Us

Address: Jl. Pattimura

Phone: Phone: (0383) 21272

Email: Email: pabjw@yahoo.co.id

Fax: (0383) 21293

Webpage: Web: http://www.pabajawa.net

Berlangganan Berita

Keep up to date on the latest from our network:

Connect with us